Senin, 20 April 2020

Apa Sumber Daya Alam Utama Di Jepang?

Sumber Daya Alam Jepang - Jepang merupakan salah satu negara kepulauan di Asia Timur yang terletak di Samudra Pasifik, di lepas pantai timur Benua Asia. Negara ini terdiri atas lebih dari 6.800 pulau, dimana pulau Shikoku, okinawa, Kyushu, Hokkaido, dan Honshu merupakan lima pulau terbesar di Jepang. Walaupun negara ini ialah salah satu negara maju, tetapi fakta menunjukkan bahwa keragaman sumber daya alam di Jepang bahwasanya sungguh terbatas.

Daftar isi

 Jepang merupakan salah satu negara kepulauan di Asia Timur yang terletak di Samudra Pasif Apa Sumber Daya Alam Utama di Jepang?

Fakta Sumber Daya Alam Jepang

Jepang merupakan negara dengan masyarakatterbanyak ke-10 di dunia, dengan populasi sekitar 127 juta orang. Mayoritas populasi (98%) yakni etnis Jepang. Negara ini juga menjadi salah satu negara paling maju, alasannya mempunyai kriteria mutu hidup dan orangnya memiliki keinginan hidup tertinggi di dunia. Negara ini sudah usang diketahui alasannya alamnya, budaya, industri musik, serta kekhasan kulinernya.

Jepang selalu digambarkan sebagai negara yang hampir tidak mempunyai sumber daya alam utama seperti gas alam, minyak, emas, batubara, tembaga, dan besi. Negara ini bergantung pada materi baku dan energi yang diimpor. Faktanya, Jepang yakni importir paling besar gas alam cair dan batubara, dan importir minyak paling besar kedua di dunia.

Menyusul penutupan reaktor nuklir pada 2011 sesudah serangkaian gempa bumi dan tsunami, sektor industri Jepang bahkan menjadi kian bergantung pada materi bakar fosil yang diimpor. Namun, pemerintah berencana untuk memulai kembali pembangkit nuklir.

Akhir-tamat ini, Jepang sudah menandakan bahwa beliau memiliki dua daerah berpeluang besar yang kaya akan sumber daya alam, namun kedua kawasan tersebut sebagian besar belum dimanfaatkan. Daerah-daerah ini yaitu hutan yang meliputi sebagian besar tanah dan lautan yang mengelilingi kepulauan. Jepang mempunyai sumber daya mineral tersimpan, khususnya di bawah bahari.

SDA Hutan di Jepang

Negara Jepang mempunyai kawasan daratan yang tidak luas (sekitar 145.937 mil persegi), dimana daratan tersebut sebagian besar ditutupi oleh hutan. Sekitar 68,2% tanah di Jepang berada di bawah tutupan hutan, ini merupakan persentase tertinggi ke-4 di dunia sesudah Laos, Finlandia, dan Bhutan.

Hutan di Jepang mempunyai peluanguntuk meningkatkan potensi ekspor dan pekerjaan. Permintaan kayu bermutu tinggi dari Korea Selatan dan Tiongkok berkembangsungguh cepat. Tiongkok tidak dapat sepenuhnya menyanggupi permintaannya dengan sumber daya hutan domestiknya. Dengan demikian Jepang mempunyai peluang untuk mengekspor sebagian besar kayunya ke Cina.

Pada 2015, industri kehutanan di Jepang menghasilkan sekitar 20 juta meter kubik kayu, yang bermakna menghasilkan pemasukan 436 miliar yen. Industri ini menyumbang 0,04% dari PDB negara itu.

Hutan di Jepang mempunyai mutu tinggi dan varietas pohon yang luas. 40% dari hutan di negara ini yaitu hutan tanaman. Hutan ditanam di tahun-tahun sesudah Perang Pasifik dengan tujuan menghasilkan materi baku bangunan. Namun, sesudah mengalami kemajuan ekonomi yang cepat, negara ini beralih dari materi kayu ke bahan beton.

SDA Perikanan di Jepang

 Jepang merupakan salah satu negara kepulauan di Asia Timur yang terletak di Samudra Pasif Apa Sumber Daya Alam Utama di Jepang?

Ikan dianggap selaku sumber daya alam hayati yang paling utama di Jepang. Perairan teritorial Jepang dan zona ekonomi eksklusifnya yaitu yang paling besar ke-6 di dunia, meliputi area sekitar 4,5 juta kilometer persegi. Memancing sudah menjadi kegiatan ekonomi utama di Jepang.

Negara ini diketahui alasannya adalah penangkapan ikan di bahari dalam dan perburuan paus. Namun, sehabis krisis energi pada tahun 1973, penangkapan ikan di Jepang menurun dengan tangkapan tahunan rata-rata 2 juta ton pada 1980-an.

Selama era yang serupa, penangkapan ikan lepas pantai menyumbang 50% dari total tangkapan. Baik penangkapan ikan domestik dan mancanegara di Jepang selalu berpusat di pasar ikan Tsukiji, Tokyo.

Pasar ikan di Jepang adalah salah satu pasar grosir ikan terbesar di dunia, terutama untuk ikan beku, olahan, dan segar. Jepang memiliki lebih dari 2.000 pelabuhan perikanan tergolong Otaru, Nagasaki, Kushiro, dan Abashiri.

Jepang juga salah satu negara yang terlibat dalam perburuan paus komersial. Negara ini masuk sebagai anggota Komisi Penangkapan Ikan Paus Internasional. Jepang melaksanakan perburuan paus di kedua kawasan pelagis yaitu di Samudra Selatan dan Samudra Pasifik Utara.

Spesies paus yang diburu oleh nelayan Jepang tergolong paus minke, humpback, western gray, dan paus northern fin. Perburuan paus di Jepang sudah menjadi sumber pertentangan antara Jepang dan organisasi negara anti perburuan paus. Namun, Jepang bersikeras bahwa perburuan paus murni untuk observasi ilmiah.

SDA Lahan Pertanian di Jepang

Pertanian dan perikanan juga merupakan sektor utama ekonomi di Jepang. Namun, cuma 20% dari total luas lahan yang cocok untuk budidaya. Sektor ini sungguh menerima perhatian dari pemerintah jepang, karena takaran anggaran subsidinya yang intensif.

Ada sekitar 4 juta rumah tangga pertanian di Jepang, dimana dominan rumah tangga pertanian terlibat dalam aktivitas selain pertanian. Sebenarnya terjadi kekurangan lahan pertanian di Jepang, tetapi, lahan yang tersedia digarap secara intensif. Sebagian besar sawah lazimnya berada di pedesaan, terutama di dataran aluvial, lahan basah, dan lereng.

Pada biasanya kurangnya lahan pertanian di jepang dicirikan oleh menurunnya ketersediaan beras, dan pendapatan petani yang rendah. Untuk menanggulangi dilema ini, pemerintah Jepang sudah memulai program untuk mengkonsolidasikan lahan pertanian sebagai bab dari paket reformasi yang diperkenalkan pada tahun 2014.

SDA Pertambangan di Jepang

Jepang memiliki cadangan mineral yang sungguh sedikit dan utamanya mengandalkan impor untuk memenuhi permintaannya. Negara ini memiliki sedikit deposit batubara, khususnya ditemukan di Kyushu dan Hokkaido. Namun, batubara disana memiliki kualitas yang buruk dan sukar untuk diekstraksi. Jepang juga memiliki beberapa sumur minyak yang dibor di lepas pantai Honshu.

Cadangan gas alam juga mampu didapatkan di banyak sekali daerah termasuk lapangan gas Mobara dan lapangan gas Okinawa Selatan. Tembaga juga sudah dibuat dalam jumlah kecil yang gres dimulai pada abad ke-21 ini, namun produksinya menurun secara signifikan selama bertahun-tahun.

Sumber daya logam lain yang sudah diproduksi di negara ini termasuk emas, perak, mangan, timah, dan seng. Unsur non-logam yang juga telah ditambang di Jepang tergolong welirang, antimon, dan grafit.

Sumber https://www.geologinesia.com/


EmoticonEmoticon