Rabu, 18 Maret 2020

Panduan Php : Spl_Auto_Load_Register


Dalam acuan perkara tertentu dikala misal aplikasi yang kita buat melakukan pekerjaan dengan melibatkan banyak file yang berbeda maka tentunya akan selalu ada pemanggilan ke file - file yang diharapkan, misalnya cara sederhannya memakai struktur kontrol sisip file mirip include, include_once atau require, require_once. Tetapi hal tersebut dirasa kurang epektif utamanya kalau kita melakukan pekerjaan dengan banyak file, akan selalu ada parameter include/require yang diundang setiap kali misal Anda membutuhkan file/modul untuk menjalankan fungsi tertentu, bahwasanya sah - sah saja namun bayangkan jika ada 100 file, maka anda mesti mengulang perintah sisip file sebanyak 100 kali pemanggilan, selain merepotkan juga tampakkurang bagus/teratur dalam pengkodeannya.

Untuk menanggulangi hal tersebut Anda mampu memakai fungsi spl_auto_load_register(). Sederhanya fungsi tersebut mampu meload otomatis setiap path/file yang diperlukan ketika class dicetak ke objek. Tetapi tentu saja nantinya Anda perlu mengelompokan modul yang anda buat di dalam sebuah class, dan menurut saya ini tidak duduk perkara, alasannya fungsi yang kita buat justru jadi lebih tersetruktur. Cara ini berdasarkan saya cukup sederhana, dalam tingkat framework contohnya, fungsi autoload file ini mampu sangat kompleks.

Berikut ini aku contohkan penggunaan fungsi php spl_auto_load_register().

Dalam contoh kasus tertentu ketika misal aplikasi yang kita buat bekerja dengan melibatkan  Tutorial PHP : spl_auto_load_register
Misal saya punya struktur direktori seperti gambar diatas



  


Dalam contoh penggunaan yang sederhana, Anda hanya tinggal mengundang autoloader file ke index file.

Dari acuan script diatas mungkin kita masih berpikir untuk memakai cara biasa, misalnya require_once dan memasukan setiap fungsi menajdi satu class, namun bayangkan jikalau misal ada 8 fungsi/class didalam modul satu, maka Anda akan mengulang - ngulang perintah require_once untuk memanggil setiap file yang berbeda untuk digunakan bandingkan dengan memakai autoloader, Anda cuma perlu mencetak nama kelasnya tanpa perlu mendefinisikan ulang dimana letak path atau filenya.


Sumber https://root93.blogspot.com


EmoticonEmoticon